Bidik Medali Emas Porprov Jateng 2026, Pencak Silat Kudus Fokus Matangkan Teknik dan Mental Atlet

Latihan intensif atlet pencak silat di GOR Bung Karno Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Tim pencak silat Kabupaten Kudus terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026. Menjelang pelaksanaan pertandingan, para atlet difokuskan meningkatkan kecepatan, teknik, fisik, dan kesiapan mental.

Pelatih Pencak Silat Kudus, Mas’ud, mengatakan persiapan tim kini memasuki tahap pemantapan. Latihan mulai diarahkan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus mematangkan teknik agar atlet lebih siap menghadapi pertandingan.

“Persiapannya adalah memperbanyak kecepatan dan teknik karena sudah mendekati hari H,” ujar Mas’ud, Senin, 15 September 2026.

Bacaan Lainnya

Pada Porprov Jateng 2026, Pencak Silat Kudus akan menurunkan sembilan atlet. Sebanyak delapan atlet tampil di nomor tanding, sedangkan satu atlet berlaga pada nomor seni.

Sejumlah atlet putri akan turun di kelas A, B, C, serta nomor ganda putri. Sementara atlet lainnya akan memperkuat nomor putra.

Mas’ud menyebut intensitas latihan tim saat ini baru sekitar 70 persen. Salah satu penyebabnya, beberapa atlet sebelumnya harus mengikuti Popda Jawa Tengah sehingga latihan bersama sempat menyesuaikan agenda masing-masing.

“Untuk ini baru 70 persen, belum maksimal. Kemarin ada Popda Jawa Tengah, jadi anak-anak latihan mandiri,” jelasnya.

Meski demikian, latihan terus ditingkatkan. Dalam sepekan, atlet menjalani latihan sebanyak lima kali. Mayoritas latihan berlangsung di gedung olahraga (GOR) Bung Karno Kudus, dengan jadwal malam pada Selasa dan Kamis serta latihan sore pada hari lainnya.

Ketersediaan sarana dan prasarana menjadi salah satu kendala yang dihadapi. GOR tempat latihan pencak silat juga digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga lain, seperti futsal dan voli. Kondisi tersebut membuat tim terkadang harus mencari lokasi latihan alternatif.

Selain tempat latihan, cedera juga menjadi perhatian. Menurut Mas’ud, cedera merupakan risiko dalam proses latihan karena atlet menjalani berbagai program, mulai dari try out, latihan tendangan hingga latihan beban.

Pencak Silat Kudus menargetkan minimal satu medali emas pada Porprov Jateng 2026. Target tersebut secara khusus dibidik dari nomor tanding putri.

Mas’ud optimistis peluang tersebut terbuka meski persaingan antardaerah diperkirakan sangat ketat. Hampir seluruh daerah di Jawa Tengah telah melakukan pemusatan latihan sehingga kekuatan lawan relatif merata.

“Semua silat itu hampir rata semua. Ketat sekali karena masing-masing daerah sudah disentralkan latihannya,” katanya.