Bidik Medali Emas Porprov Jateng 2026, Pencak Silat Kudus Fokus Matangkan Teknik dan Mental Atlet

Latihan intensif atlet pencak silat di GOR Bung Karno Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

Pada Porprov Jateng 2023, Pencak Silat Kudus meraih dua medali perak dan tiga medali perunggu. Seluruh medali tersebut berasal dari nomor tanding.

Salah satu atlet yang menjadi perhatian adalah Anissa Octaviani. Atlet berusia 25 tahun tersebut akan tampil di nomor ganda putri dan mengikuti Porprov untuk ketiga kalinya.

Anissa mengatakan persiapannya dimulai sejak Porkab, kemudian berlanjut ke Pra-Porprov hingga memastikan tiket ke Porprov. Setelah lolos, ia bersama rekan-rekannya meningkatkan intensitas latihan.

Bacaan Lainnya

“Mulai Januari 2026 kita sudah benar-benar latihan yang kencang,” kata Anissa.

Sebagai atlet ganda putri, Anissa menghadapi tantangan dalam menyesuaikan waktu latihan dengan pasangannya. Keterbatasan penggunaan GOR juga membuat mereka terkadang harus mencari tempat alternatif. Padahal, latihan pencak silat membutuhkan matras agar dapat dilakukan secara optimal.

Meski begitu, pengalaman bertanding dari tingkat dasar hingga kejuaraan provinsi dan nasional menjadi modal penting bagi Anissa. Menurutnya, jam terbang membantu atlet mengendalikan rasa gugup dan membangun mental saat menghadapi lawan.

Pada Porprov kali ini, Anissa juga membawa motivasi tersendiri. Ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang terakhirnya di Porprov sekaligus memberikan semangat kepada atlet-atlet yang lebih muda.

“Saya ingin merangkul adik-adik supaya tidak takut. Ini justru menjadi motivasi untuk kita,” ujarnya.

Mas’ud menegaskan kesiapan mental menjadi faktor penting dalam pertandingan. Menurutnya, kemampuan teknik dan fisik tidak akan maksimal apabila atlet tidak mampu mengendalikan rasa takut.

“Yang utama adalah mental. Kalau mentalnya bagus, insyaallah kita bisa lolos. Kalau ketakutan, teknik dan fisik bisa hilang semuanya,” tegas Mas’ud.

Menjelang Porprov Jateng 2026, tim pencak silat Kudus terus mengejar peningkatan performa. Dengan sembilan atlet yang dipersiapkan, pengalaman atlet senior, dan dukungan tim pelatih, mereka berharap target emas dari nomor tanding putri dapat direalisasikan.

Mas’ud berharap seluruh atlet mampu tampil maksimal, percaya diri, dan berani menunjukkan kemampuan terbaik di arena pertandingan.

“Harapannya anak-anak bisa main maksimal, tidak grogi, dan tampil tenanan. Yang paling penting mentalnya siap,” pungkasnya.***