ASTI Terjunkan 13 Tim di Piala Soeratin 2026, Cetak Talenta Pemain Sepak Bola dari Usia Dini

Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mencetak pesepak bola muda berkualitas dengan menurunkan 13 tim pada ajang Piala Soeratin 2026. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mencetak pesepak bola muda berkualitas dengan menurunkan 13 tim pada ajang Piala Soeratin 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan berjenjang yang mengedepankan pengalaman bertanding sebagai bekal penting bagi perkembangan para pemain.

Bacaan Lainnya

Chief Executive Officer (CEO) ASTI, Arif Budianto, menegaskan bahwa keikutsertaan belasan tim bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk merasakan atmosfer kompetisi sejak usia dini.

Menurutnya, pertandingan resmi memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan teknis, mental, kedisiplinan, hingga karakter seorang pemain.

Karena itu, ASTI terus membuka ruang bagi para siswa agar memperoleh jam terbang yang cukup melalui berbagai kompetisi.

“Pemain muda membutuhkan lebih dari sekadar latihan rutin. Mereka harus merasakan tekanan pertandingan, belajar mengambil keputusan di lapangan, dan membangun mental bertanding. Itulah alasan kami mengirimkan 13 tim di Piala Soeratin tahun ini,” ujar Arif, Senin, 20 Juli 2026.

Ia menilai ukuran keberhasilan akademi sepak bola tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya trofi yang diraih. Yang lebih penting adalah bagaimana proses pembinaan mampu melahirkan pemain yang siap melanjutkan karier ke level lebih tinggi, baik di klub profesional maupun tim nasional.

“Prestasi tentu membanggakan, tetapi tujuan utama kami adalah menghasilkan pemain yang berkembang secara menyeluruh. Setiap pertandingan merupakan investasi pengalaman yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” katanya.

Pada Piala Soeratin 2026, ASTI mendaftarkan tim dari kelompok usia 13, 15, dan 17 tahun. Sebanyak 12 tim akan bersaing di tingkat Provinsi Jawa Tengah, sedangkan satu tim mengikuti kompetisi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tim-tim tersebut terdiri atas ASTI Academy U13, ASTI Kudus U13, ASTI Kendal U13, ASTI Tegal U13, Dymo FC U13, ASTI Academy U15, ASTI Kudus U15, ASTI Kendal U15, ASTI Tegal U15, Dymo FC U15, Dymo FC U17, Bina Sentra U17, serta Satria Adikarta U17.