ASTI Terjunkan 13 Tim di Piala Soeratin 2026, Cetak Talenta Pemain Sepak Bola dari Usia Dini

Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mencetak pesepak bola muda berkualitas dengan menurunkan 13 tim pada ajang Piala Soeratin 2026. (Foto: Istimewa)

Pendekatan pembinaan yang diterapkan ASTI mulai membuahkan hasil. Baru-baru ini, akademi tersebut tampil dominan pada ajang Piala Liga Grassroots Indonesia Koordinator Daerah (Korda) Pati kategori U12 yang berlangsung di Lapangan Kapuan, Cepu, Kabupaten Blora.

Dari empat tim yang diturunkan, ASTI berhasil menguasai podium. ASTI Kudus keluar sebagai juara pertama, disusul ASTI Semarang sebagai runner-up, sedangkan ASTI TJS meraih peringkat ketiga bersama ESGE Tuban A.

Ketua Panitia Pelaksana, Matturkam, menjelaskan bahwa tim juara pertama dan kedua berhak melaju ke putaran nasional di Jakarta International Stadium (JIS) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Bacaan Lainnya

Selain tiket menuju tingkat nasional, kedua tim juga memperoleh sertifikat penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Pelatih ASTI Kudus, Muhtarom, mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang mampu tampil maksimal meski sebagian besar merupakan wajah baru di akademi.

Ia mengungkapkan, mayoritas pemain baru mulai bergabung dan menjalani latihan intensif di mess ASTI sejak Juli. Namun, semangat belajar dan kekompakan mereka mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

“Anak-anak menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Walaupun tim ini baru terbentuk, mereka mampu bermain disiplin dan percaya diri hingga akhirnya meraih gelar juara,” tuturnya.

Keberhasilan pembinaan ASTI juga tercermin dari pemanggilan empat pemain kelompok usia 13 tahun ke Pemusatan Latihan Timnas Pelajar Indonesia.

Gibran Tsani, Keenan Alano, Alden, dan Fauzan dijadwalkan berangkat pada 25 Juli untuk mengikuti persiapan menghadapi agenda internasional di Korea Selatan.***