“Tetap tiga hal itu yang kita utamakan. Tapi selain itu, nanti juga ada hibah (anggaran untuk hal lain),” terangnya.
Kemudian, disinggung mengenai realisasi APBD 2022 hingga Desember, Hartopo mengaku waktu tersebut cukup. Pihak organisasi perangkat daerah (OPD) yang penyerapannya rendah, akan terus dipacu Pemkab Kudus. Untuk segera merealisasikan anggaran sesuai yang telah dianggarkan.
Pun nantinya, setiap bulan akan ada Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA), yang bertugas memantau realisasi anggaran dari masing-masing OPD di Kudus.
“Tiap bulan ada TEPRA, nanti akan kita pacu dan monitor terus (realisasi anggaran),” ungkapnya.
Sejauh ini, menurut Hartopo, realisasi anggaran yang dilakukan OPD Kudus sudah lebih dari 50 persen. Ke depan, pihaknya berharap semua anggaran bisa terakomodir semuanya. ***
