KUDUS, ZONANEWS.ID – Tembok Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami pelapukan hingga mengakibatkan struktur tembok menjadi bocor.
Akibat dari tembok yang bocoh, air limbah dari TPA tersebut merembes dan mengalir ke kawasan lahan warga. Bahkan, pemilik lahan mengelur tanamannya gagal panen karena terdampak limbah tersebut.
Lahan yang terdampak pencemaran limbah TPA diketahui milik Wawan Arianto (49). Lahan tersebut berlokasi di Desa Tanjungrejo RT 3 RW 9, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Lahan seluas 60×52 meter itu berada tepat di belakang TPA Tanjungrejo.
Wawan mengatakan, kebocoran tembok TPA Tanjungrejo sudah terjadi cukup lama. Namun, kejadian parahnya terjadi sekitar 6 bulan yang lalu, karena hingga mengakibatkan hasil tanamnya gagal panen cukup parah.
“Kejadian sudah lama sekali dan bertahun-tahun. Kalau yang paling besar itu musim hujan. Kalau gagal panen sudah berkali-kali, meski tidak gagal total tapi penghasilan berkurang. Karena yang paling berdampak itu yang paling dekat dengan tembok,” kata Wawan, Kamis, 1 September 2022.
Bila dilihat secara dekat, tembok di TPA Tanjungrejo mengalami pelapukan hingga menimbulkan celah-celah yang dialiri air berwarna hitam pekat. Air yang diduga limbah tersebut mengalir ke lahan warga hingga nampak seperti selokan yang panjang.
Menurut Wawan, akibat pencemaran limbah tersebut, hampir 30 persen lahan miliknya terdampak dan mengalami gagal panen di musim kemarau. Sementara di musim penghujan bahkan bisa terdampak hingga 40 persen dari lahan miliknya.
“Tergantung musimnya, kalau musim penghujan bisa setengah lahan terkena. Kalau musim kemarau paling sekitar 30 persen dampaknya. Itu saja sudah saya buatkan aliran air sendiri, kalau tidak saya buatkan ya akan melebar kemana-mana,” ucapnya.
