Angka Kematian Ibu di Kudus Tahun Ini Turun, Hanya Ada 11 Kasus

Kepala DKK Kudus dr Andini Aridewi. (MIA)

“Kemudian, penyakit penyerta lain seperti jantung dan diabetes melitus,” tambahnya.

Andini menambahkan, upaya untuk menurunkan angka juga sudah digalakkan dengan gencar. Tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan saja, tetapi juga merangkul lintas sektor seperti Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, Kader, PKK, hingga para pemuda karang taruna.

Pihaknya juga menuturkan tidak ada kasus keterlambatan yang terjadi untuk pelayanan ibu hamil. Bahkan kasus ibu melahirkan dari kalangan peziarah Wisata Sunan Muria di Colo yang sempat geger juga tertangani dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Kita fasilitas kesehatan sudah tersebar luas, bahkan kemarin yang di Colo kita tangani dengan cepat, alhamdulillah ibu dan bayinya sehat,” tandasnya.

Andini pun membeberkan, atas pencapaian baik dalam menurunkan angka kematian ibu, Kudus mendapatkan apresiasi sebagai Juara 1 Inovasi Penurunan AKI dan Juara terbaik program pengelolaan TBC se-Jawa Tengah pada HKN 2022 lalu. ***