KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus membeberkan angka kematian ibu (AKI) tahun 2022 mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kepala DKK Kudus dr Andini Aridewi menyebut, tahun 2020, AKI di Kudus menyentuh angka 15 kasus kematian. Lalu, pada tahun 2021 mengalami 21 kasus kematian ibu. Sementara tahun ini, jumlah kematian ibu turun menjadi 11 kasus.
“Tahun ini, di Kudus untuk jumlah kematian ada 11 kasus AKI. Ini memang karena ibu hamilnya yang beresiko,” ujarnya, Rabu, 7 Desember 2022.
Andini menjelaskan, jumlah kematian ibu yang tinggi pada 2021 dikarenakan ditunjang adanya terpaparnya covid-19 oleh para ibu. Bahkan dari 21 kasus kematian yang tercatat, 20 ibu di antaranya terkonfirmasi positif covid-19.
Sedangkan pada tahun 2022, kasus kematian ibu dipengaruhi oleh ibu hamil yang beresiko, dimana sang ibu menderita penyakit penyerta yang beresiko.
Andiri menerangkan, mayoritas AKI tahun ini disebabkan karena menderita penyakit preeklamsia atau kondisi akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol pada ibu hamil.
