Bila mengacu pada gerakan kampanye kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pencegahan stroke bisa dilakukan dengan tips “CERDIK.”
CERDIK merupakan akronim dari Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet dengan pengaturan makan seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres.
“Kampanye ayo melangkah atau aksi melangkah juga sebagai manifestasi pencegahan stroke, dimulai dengan hal-hal kecil yang bisa dilakukan sehari hari,” kata dr. Margareta.
Dia juga menyebutkan berbagai penyebab yang bisa menyebabkan stroke, terbagi menjadi dua yakni yang bisa dimodifikasi atau bisa diatur dan tidak dapat dimodifikasi.
Penyebab yang bisa dimodifikasi, seperti darah tinggi atau hipertensi, gula tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan alkohol. Dia menegaskan, hipertensi ada di urutan pertama.
“Sedangkan penyebab yang tidak bisa dicegah yakni usia dan jenis kelamin,” tuturnya.
Meski rentan terhadap kelompok usia 40 tahun ke atas, bukan berarti stroke tidak bisa menyerang usia muda. Seluruh kemungkinan bisa terjadi bila abai dengan pola hidup sehat.
“Dari pada mengobati, lebih baik untuk mencegah. Pencegahan secara dini bisa dilakukan dengan menerapak CERDIK, atau yang paling mudah adalah dengan melangkah atau bergerak,” tandasnya. ***
