“Harapan kami, semua pemudik atau warga Kabupaten Kudus ikut menjaga kekondusifitasan wilayah,” harap Hartopo.

Di samping itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto mengatakan bahwa sebelumnya hanya ada 144 orang pemudik yang mengikuti program mudik gratis ini. Di mana para pemudik tersebut akan menuju Kudus menggunakan bus yang difasilitasi Pemkab dan Baznas.
Namun ternyata, provinsi Jawa Tengah juga memberikan tambahan fasilitas armada. Sehingga ada tambahan 31 orang pemudik dari Jakarta yang mengarah ke wilayah Kudus.
“Awalnya itu 144 orang, lalu ada tambahan dari provinsi sebanyak 31 orang. 4 diantaranya sudah turun di Kendal, dan 27 lainnya turun di Kudus. Sehingga total pemudik yang turun di Kudus ada 171 orang, tersebar di 9 kecamatan di Kudus,” jelas Catur.
Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa program mudik gratis bagi warga Kudus di Jakarta ini juga bekerjasama dengan Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) yang merantau di Jakarta. Tersebar dari 9 kecamatan di Kudus, paling banyak pemudik tahun ini diketahui berasal dari Kecamatan Dawe.***
