Urgensi Sekolah Rakyat di Kudus, Dinsos: Sasar Anak Putus Sekolah dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Tujuannya biar apa? Anak itu pintar, orang tua ada peningkatan ekonomi. Gitu, akhirnya nanti ujung-ujungnya pemutusan kemiskinan,” jelas Putut.

Dengan konsep tersebut, Putut berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Anak memperoleh pendidikan dan keterampilan, sementara orang tua mendapatkan pemberdayaan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bacaan Lainnya

“Jadi kemiskinan itu tidak terus diturunkan atau diwariskan, dia berhenti di situ, putus. Putus mata rantai kemiskinan struktural,” tegasnya.

Untuk diketahui, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kudus akan berada di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo. Rencana tersebut pun masih dalam tahap persiapan lahan, mengingat lahan tersebut milik perhutani.

Luasan lahan yang tersedia diperkirakan dapat mencapai sekitar 8 hektare, sedangkan kebutuhan minimal pembangunan SR sekitar 6 hektare. Setelah proses lahan selesai, Pemkab Kudus akan menindaklanjuti berbagai tahapan perizinan.

Pemkab Kudus bersama Kodim tengah membahas penyediaan dan pengalihan penggunaan lahan untuk mendukung pembangunan sekolah dari program strategis nasional tersebut. Lokasi lahan direncanakan berdekatan dengan kompleks Brigif. ***