Unggul Adu Pinalti, Goal Aksis U-15 Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.

Goal Aksis Cimahi (jersey merah) keluar sebagai juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 setelah unggul atas Cipta Cendikia FA Bogor (jersey hijau-putih) di babak final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7). Imbang tanpa gol di waktu normal, Goal Aksis unggul dengan skor 4-3 di babak adu penalti. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Sejarah baru tercipta di arena sepakbola putri. Goal Aksis Cimahi menjadi kampiun sektor U-15 dalam gelaran seri perdana HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.

Pada partai final yang dihelat di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu, 12 Juli 2026, Goal Aksis Cimahi memastikan gelar juara usai memenangi drama adu penalti melawan Cipta Cendikia Football Academy Bogor.

Drama adu penalti menjadi momen krusial dalam perebutan gelar juara U-15 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang mempertemukan Goal Aksis dengan Cipta Cendikia FA.

Bacaan Lainnya

Empat dari lima algojo Goal Aksis yakni Dian Aprilia Pary, Alika Nailah Arkana Oskar, Bilqis Fatimah Az Zahra, dan Amanda Fitriani sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Sementara Cipta Cendekia FA hanya mampu mencetak tiga gol lantaran aksi gemilang penjaga gawang Goal Aksis, Elbian Defika Aryasatya yang berhasil menepis sepakan salah satu algojo Cipta Cendikia. Skor 4-3 di babak tos-tosan itu mengantarkan Goal Aksis ke tangga juara U-15.

Sebelum babak adu penalti bergulir, kedua tim bermain sama kuat hingga tidak ada gol yang tercipta dalam waktu normal. Sejak sepak mula, perebutan ball possession berlangsung ketat di sektor tengah.

Cipta Cendekia FA lebih dulu mengambil inisiatif serangan, sementara Goal Aksis tampil disiplin melakukan transisi bertahan sebelum melancarkan serangan balik.

Saat menguasai bola, Goal Aksis memainkan kombinasi umpan-umpan pendek yang terukur hingga mampu menembus sepertiga akhir lapangan.

Namun, rapatnya lini pertahanan Cipta Cendekia FA masih mampu mematahkan setiap ancaman.

Dian Aprilia Pary bersama Bilqis Fatimah Az Zahra, Amanda Fitriani, dan Astrid Nahdah Nabilla beberapa kali membangun kombinasi di lini depan yang memaksa penjaga gawang Cipta Cendekia FA Alliya Khairun Nissa melakukan penyelamatan beruntun.

Cipta Cendekia FA merespons dengan membangun serangan balik, tetapi Goal Aksis mampu melakukan transisi dengan cepat dan kembali meningkatkan tempo permainan melalui distribusi umpan yang akurat.

Jual beli serangan terus tersaji dengan duel perebutan bola yang didominasi di sektor tengah. Tekanan Goal Aksis membuat Cipta Cendekia FA lebih banyak bertahan sambil menunggu celah untuk melakukan serangan.

Peluang terbaik Cipta Cendekia FA hadir pada menit ke-16. Albianca Raula memanfaatkan ruang di sisi kanan sebelum melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, namun bola belum menemui sasaran.

Di sisi lain, Goal Aksis terus mengandalkan kecepatan lini depan yang dipadukan dengan long pass dari lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan.

Meski kedua tim silih berganti menciptakan peluang, disiplin lini belakang masing-masing membuat tak ada gol yang tercipta. Skor kacamata pun masih menghiasi papan skor hingga turun minum.

Memasuki 25 menit kedua, Cipta Cendekia FA mulai menemukan tempo permainan dan tampil lebih nyaman untuk menekan. Goal Aksis tak mengendurkan motivasi untuk terus mengendalikan laju bola dan kembali menjelajah area pertahanan lawan.