“Mudah-mudahan anggaran selalu cukup untuk memfasilitasi atlet-atlet dan fasilitas-fasilitas di Kudus bisa mumpuni juga,” harapnya.
Setidaknya, Hartopo ingin perbaikan GOR Bung Karno Kudus dimulai dengan perbaikan atap yang bocor, pengecatan ulang dinding, hingga pengadaan toilet di GOR yang memadai.
Sementara itu, Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Kudus, Rinduwan mengaku, ada beberapa atlet Kudus berprestasi tingkat nasional.
Terbaru, klub Porvit Kudus sempat menjadi juara I Kejurprov Bola Voli U-17 Jateng 2022 dan menjadi Juara III Kejurnas Bola Voli U-17 tahun 2022. Di mana mengantarkan klub Porvit Kudus mendapatkan bonus dari Bupati Kudus berupa uang tunai Rp 50 juta.
Beberapa atlet voli di Kudus pun dikatakan Rinduwan ada yang masuk dalam jajaran pemain voli nasional. Sebagai persiapan Porprov Jateng 2023 mendatang, pihaknya pun berencana memperkuat tim voli Kudus dengan pemain-pemain terbaiknya.
“Persiapan untuk Porprov juga nanti kita perkuat dengan mereka. Nanti akan kita kumpulkan,” ungkapnya.
Selama Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2022 Kudus, Rinduwan mengatakan ada syarat khusus yang harus diikuti peserta. Yakni mereka dibekali dengan ID card.
Di mana bila mereka sedang bermain di turnamen sekarang, mereka tidak bisa bermain di tempat lain di waktu bersamaan. Harapannya agar pemain bisa fokus.
Rinduwan juga mengatakan, bahwa selama turnamen berlangsung, semua berjalan dengan aman dan kondusif. Pemain yang bisa ikut turnamen pun tidak dibatasi usia.***
