KUDUS, ZONANEWS.ID – Akibat cuaca ekstrim, petani cabai Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Kota Kudus, Jawa Tengah lebih memilih membiarkan tanaman cabai mati. Hal itu dilakukan lantaran petani cabai tersebut tidak ingin mengalami kerugian yang lebih banyak lagi.
Muji (39) petani di Mlati Kidul mengatakan, ditengah cuaca yang ekstrim ini dirinya harus mengeluarkan biaya ekstra untuk tanaman cabai miliknya. Hal tersebut berbanding terbalik dengan harga cabai yang tidak sesuai dengan biaya perawatannya.
“Untuk cuaca seperti ini perawatan untuk tanaman sangat mahal. Tanaman ini sudah saya kasih obat maupun pupuk tapi harga jualnya tidak sesuai,” kata Muji, Jumat, 3 November 2023.
Menurutnya, saat ini kemarau sangat ekstrim dan tidak seperti biasanya. Kalau biasanya mungkin 35 derajat panasnya, kalau sekarang sampai 37 derat atau 39 derajat oleh sebab itu tanaman tidak kuat.
Pihaknya pun sudah melakukan beberapa upaya memberikan perawatan yang maksimal ke tanaman cabai sebelum akhirnya dibiarkan mati begitu saja.
