Terima Beasiswa, 14 Mahasiswa Internasional Kuliah Gratis Selama 4 Tahun di UMK

Gelasio Emanuel De Castro Andrade, mahasiswa asal Timor Leste, menandatangi pakta integritas mahasiswa penerima beasiswa internasional UMK. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Universitas Muria Kudus (UMK) memberikan beasiswa pendidikan kepada sedikitnya 173 mahasiswa baru di kampus setempat. Penyerahan secara simbolis pun telah dilakukan di Ruang Seminar Gedung J UMK Lantai 5, Rabu, 18 September 2024.

Rektor UMK, Prof Darsono merinci, dari 173 mahasiswa baru yang menerima beasiswa pendidikan, 14 mahasiswa diantaranya mendapat beasiswa internasional. Mereka berasal dari Timor Leste, Nigeria, Thailand dan Kazakhtan.

Lalu, 2 mahasiswa lainnya mendapatkan beasiswa prestasi akademik, 13 mahasiswa mendapatkan beasiswa prestasi olahraga, 10 mahasiswa mendapatkan beasiswa hafidz, dan 133 mahasiswa beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Bacaan Lainnya

“Untuk yang mahasiswa KIP Kuliah terdiri dari dua jenis, yang reguler dari Kemendikbudristek ada 63 mahasiswa, dan yang dari usulan masyarakat ada 70 mahasiswa baru,” ujar Prof Darsono.

Seratusan mahasiswa baru yang mendapatkan beasiswa, sambung Dia, akan mengenyam pendidikan perguruan tinggi di UMK hingga lulus. Sesuai regulasi, mereka harus lulus dalam kurun waktu empat tahun atau delapan semester.

“Kalau lebih dari empat tahun maka beasiswanya akan dicabut,” katanya.

Pihaknya pun berharap, agar mahasiswa yang mendapatkan beasiswa bisa menjalani aktivitas perkuliahan dengan baik. Baik itu secara perilaku sesuai dengan norma dan aturan UMK maupun prestasi di perguruan tinggi.

“Harus bersyukur karena mereka masuk bagian dari 34 persen generasi seusianya yang berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi dan bagian kecil yang bisa mengenyam secara gratis. Jadi harus semangat tidak boleh leha-leha,” pesannya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa penerima beasiswa internasional dari Timor Leste, Gelasio Emanuel De Castro Andrade mengaku senang bisa menempuh pendidikan perguruan tinggi di UMK. Dia sendiri mengambil jurusan Psikologi.

“Ini pertama kali mahasiswa dari Timor Leste datang ke Kudus, dan saya merasa mendapat pengalaman baru di sini. Awalnya saya tahu UMK setelah perwakilan kampus datang ke Timor Leste pada bulan Juni lalu,” tutur Andrade. ***