Meski persiapan berjalan, PTMSI Kudus tetap menghadapi tantangan berupa padatnya agenda pertandingan para atlet. Beberapa atlet harus mengikuti kejuaraan di luar daerah sebagai bagian dari pematangan pengalaman bertanding.
“Jam tanding atlet sangat padat. Mereka harus mengikuti berbagai kejuaraan, tetapi program latihan dan pertandingan tetap kami atur agar persiapan Porprov berjalan baik,” ungkap Henny.
Dari sisi prestasi, sejumlah atlet yang dipersiapkan memiliki pengalaman bertanding di berbagai level kejuaraan. Beberapa di antaranya pernah meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal bagi tim Kudus untuk menghadapi persaingan pada Porprov mendatang.
Untuk target, PTMSI Kudus membidik sedikitnya dua medali emas. Target tersebut dipasang dengan mempertimbangkan kekuatan tim sekaligus persaingan dengan daerah lain.
“Target kami minimal dua emas. Kami ingin memberikan yang terbaik dan tidak memasang target terlalu tinggi,” kata Heni.
Nomor beregu putra dan beregu putri menjadi bagian yang diharapkan dapat memberikan kontribusi medali bagi Kudus. Selain itu, peluang juga terbuka dari nomor ganda maupun nomor pertandingan lainnya.
Henny menyebut Kota Semarang dan Kabupaten Cilacap sebagai dua daerah yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam persaingan tenis meja.
Kudus sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam cabang olahraga tenis meja pada Porprov. Heni mengatakan tim tenis meja Kudus selalu berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan Porprov yang digelar empat tahun sekali.
Pada Porprov sebelumnya, Kudus mampu mengoleksi tiga medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu. Sementara pada Pra-Porprov, Kudus meraih dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.
Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi tim untuk meningkatkan pencapaian pada Porprov Jawa Tengah 2026.
Henny berharap seluruh proses persiapan dapat berjalan lancar hingga pertandingan berlangsung. Persoalan teknis maupun nonteknis akan terus dievaluasi agar delapan atlet yang telah dipersiapkan dapat tampil dalam kondisi terbaik.
“Kami berharap persiapannya berjalan lancar dan saat Porprov nanti para atlet bisa tampil sesuai program serta target yang sudah ditentukan,” pungkasnya.***
