“Namun dua orang yang mundur setelah pra-manifest berpotensi memengaruhi komposisi rombongan,” ungkapnya.
Saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari Kanwil Kementerian Haji Provinsi Jawa Tengah terkait kemungkinan pengisian kuota pengganti.
Untuk musim haji tahun ini, jumlah calhaj asal Kabupaten Kudus yang dijadwalkan berangkat sebanyak 1.199 orang. Selain itu, terdapat empat orang pembimbing ibadah haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), sehingga total keseluruhan jemaah mencapai 1.203 orang.
“Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 40, 41, 42, 43, dan 44,” ucapnya.
Kloter 40 akan bergabung dengan calhaj asal Kabupaten Jepara, sedangkan kloter 44 bergabung dengan calhaj dari Kabupaten Blora.
Sementara itu, dua calhaj yang sempat mengajukan mutasi keberangkatan ke luar daerah karena alasan pekerjaan dipastikan tetap berangkat dari Kudus, setelah pengajuan mutasi ditolak lantaran kuota daerah tujuan telah penuh. ***
