Kesehatan, Kudus

Uji Lab ‘Nasi Berkat’ Warga Bulungkulon Kudus Sudah Keluar, Ini Hasilnya

KUDUS, ZONANEWS.ID – Uji laboratorium sampel nasi berkat yang diduga menjadi penyebab keracunan massal di Desa Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus pada Selasa, 14 Mei 2024 itu sudah keluar. Hasilnya, sebagian sampel makanan yang terdiri dari nasi putih, sambel goreng krecek, acar, tahu bakso hingga muntahan warga yang diuji laboratorium tidak ditemukan indikasi zat berbahaya. Termasuk air sumur milik warga pemilik hajat. “Sampel air sumur tidak ditemukan bakteri E Coli. Sambal goreng krecek, tahu bakso, acar, dan muntahan juga negatif (bahan berbahaya),” ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada

Kesehatan, Kudus

DKK Kudus Kirim Sampel ‘Nasi Berkat’ Warga Desa Bulungkulon ke Labkes Jateng

KUDUS, ZONANEWS.ID – Nasi berkat atau nasi tahlilan yang diduga menjadi penyebab warga Desa Bulungkulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dikirim ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Jawa Tengah di Semarang, hari ini, Rabu, 15 Mei 2024 pagi tadi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Dharsono. Menyusul, adanya indikasi warga keracunan nasi berkat tersebut, hingga menyebabkan diare sampai muntah-muntah. “Dibawa ke Labkes pagi tadi, makanan semua yang di berkat itu dibawa, termasuk mutahan warga,” katanya saat dikonfirmasi pada Rabu, 15 Mei

Kesehatan, Kudus

Warga Keracunan ‘Nasi Berkat’ di Kudus Bertambah, Puluhan Dirawat di Rumah Sakit

KUDUS, ZONANEWS.ID – Jumlah warga yang diduga keracunan makanan usai mengonsumsi nasi berkat atau nasi hajatan di Desa Bulungkulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus terus bertambah. Hingga Rabu, 15 Mei 2024, tercatat ada 99 warga Desa Bulungkulon yang mengeluh diare hingga muntah-muntah, usai makan nasi berkat. Sebanyak 70 warga rawat inap dan 29 warga rawat jalan. “Ada yang dirawat di RSUD Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Aisyiyah, RS Nurusyifa, Puskemas Jekulo,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus (DKK) Kudus, dr. Andini Aridewi. Saat ini, kondisi pasien yang diduga keracunan nasi berkat

Kudus, Peristiwa

Diduga Keracunan Nasi Berkat, Belasan Warga Desa Bulung Kulon Kudus Dilarikan ke Puskesmas

KUDUS, ZONANEWS.ID — Diduga keracunan nasi berkat, belasan warga Desa Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus dilarikan ke puskesmas terdekat karena perut mual, muntah, dan lemas pada Selasa, 14 Mei 2024. Subakdi, warga RT 3 RW 3 Desa Bulung Kulon menceritakan, saat dini hari dirinya merasa mual hingga muntah-muntah. Karena kondisinya yang sangat lemas, saat sekitar pukul 03.30 WIB, Subakdi dilarikan ke Puskesmas Jekulo untuk mendapatkan perawatan medis. “Tadi subuh sekitar oukul 03.30 WIB saya dibawa istru ke Puskesmas, karena saya mual, muntahm dan diare terus,” katanya saat ditemui di

Jawa Tengah, Kudus, Seni dan Budaya

Ribuan Orang Rela Antre untuk Nasi Berkat Buka Luwur Sunan Kudus

KUDUS, ZONANEWS.ID – Ribuan orang rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan nasi berkat buka luwur Sunan Kudus Syekh Ja’far Shodiq. Nasi berkat atau nasi jangkrik yang dibagikan setiap tanggal 10 muharam itu diyakini memiliki berkah dari Sunan Kudus. Sudarti (50 tahun) rela datang jauh dari Demak demi mendapatkan nasi yang dipercayainya memiliki keberkahan tersendiri tersebut. Sejak shubuh bersama anak dan cucunya, ia bisa mendapatkan 5 bungkus nasi yang akan dibawanya pulang dan dibagikan kepada tetangganya. “Nanti dibagi-bagi di rumah. Memang sengaja datang ke sini, dan setiap tahun memang sering datang

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.