Sumur Dangkal di Lahan Pertanian Dibutuhkan Petani untuk Antisipasi Kekeringan di Kudus

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Perkebunan pada Dispertan Kudus Agus Setiawan . (NILA)

“Tapi penentuan titik lokasi untuk sumur dangkal tetap perlu dikaji, jadi sesegera mungkin proposal akan diajukan untuk pengadaan sumur dangkal,” ujarnya.

Di samping itu, di masa kekeringan seperti saat ini, Agus mengatakan bahwa Masa Tanam (MT) 1 di Kudus mundur sedikit. Alasannya, karena tidak semua lahan pertanian memiliki kapasitas air yang mumpuni untuk menanam.

Meski begitu, petani di Kudus direncanakan tetap mendapat bantuan bibit padi dari pemerintah. Di mana setiap hektar lahan yang dimiliki petani, mendapat bantuan sebanyak 25 kilogram bibit padi.

Bacaan Lainnya

“MT satu ini mundur sekitar setengah bulan, akhir Oktober ini bisa mulai tanam semua,” ungkap Agus.

Lebih lanjut Agus berharap, komunikasi petani melalui kelompok tani bisa intens dilakukan. Sehingga dinas bisa lebih tanggap membantu. ***