Mengenai penyebab kecelakaan, Harjuna juga mengaku belum dapat memastikan. Ia menduga insiden tersebut kemungkinan merupakan kecelakaan beruntun, namun masih menunggu informasi lebih lanjut.
“Itu kayaknya beruntun, tapi pastinya belum tahu,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, Ia mengimbau pihak sekolah untuk lebih berhati-hati dalam menyelenggarakan outing class. Pengawasan terhadap siswa serta pemilihan armada transportasi yang layak menjadi hal yang harus diperhatikan.
“Pokoknya harus hati-hati, awasi anak-anak, dan pilih bus yang bagus, perusahaan otobus yang bagus,” tegasnya.
Selain itu, Harjuna juga menyoroti pentingnya perlindungan asuransi event. Meski belum mengetahui apakah rombongan tersebut telah diasuransikan atau belum, pihaknya akan membahas hal ini bersama sekolah-sekolah ke depan.
“Lebih baiknya harus ada asuransi, tapi sejauh ini saya belum tahu ada atau tidak. Nanti kita rembuk dengan teman-teman sekolah, mungkin kalau ada PO yang kerja sama bisa sekalian diberi masukan agar ada asuransi,” pungkasnya. ***
