Sementara itu, Kepala SMP 2 Mejobo, Abu Sofyan mengucapkan terimakasih atas kepedulian SMP 1 Kudus yang turut gotong-royong membantu membersihkan sejumlah ruang kelas pasca-kejadian banjir beberapa hari lalu.
Adapun ruang kelas yang kelas 7 dan kelas 8, sementara untuk ruang kelas 9 dan ruangan lainnya masih tergenang air. Pembersihan dilakukan secara bertahap, agar kegiatan pembelajaran dapat segera kembali efektif.
“Hari ini dilakukan pembersihan ruang kelas, kami kedatangan dari relawan SMP 1 Kudus. Semoga dengan bantuan ini meringankan sekolah kami dalam melaksanakan bersih-bersih, karena sekolah kami harus segera berangkan,” katanya.
Ia berharap agar genangan banjir bisa segera surut, sehingga kegiatan pembelajaran siswa yang telah diliburkan sejak Jumat, 9 Januari 2026, hingga hari ini, Kamis, 15 Januari 2026, dapat segera dilaksanakan kembali dengan normal.
“Ini sudah lima hari diliburkan, memang sengaja tidak kami lakukan pembelajaran daring karena siswa dan gurunya juga terdampak banjir juga di rumahnya masing-masing,” tandasnya.
Abu mengungkapkan bahwa bencana banjir memang menjadi langganan tiap tahun pada saat musim hujan. Biasanya, banjir hanya bertahan selama dua hari, kemudian genangan air perlahan surut. Namun tahun ini, banjir belum kunjung surut hingga lima hari. ***
