Sementara itu, Kepala Desa Payaman, Nurhadi menjelaskan bahwa kondisi banjir wilayah Desa Payaman sekarang sudah mulai surut. Dari yang sebelumnya banjir setinggi 80 sentimeter, hari ini sudah turun menjadi 59 sentimeter.
Total warga yang mengungsi di Balai Desa Payaman pun terdiri dari 54 keluarga dengan total 141 jiwa. Mereka telah mengungsi sejak sepekan lalu, saat rumah mereka mulai terendam air banjir.
“Paling tidak, sekitar empat atau lima hari ke depan, banjir sudah benar-benar surut,” katanya.
Meskipun banjir belum surut sepenuhnya, sejumlah warga Dukuh Karanganyar, Desa Payaman yang mengungsi di balai desa, ingin segera kembali ke rumahnya masing-masing.
“Selama tempat tidur sudah tidak terendam banjir, mereka ingin pulang, hari ini banyak yang sudah izin pulang,” ucapnya.
Di sisi lain, tim Kesehatan dari Puskesmas Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus, Arimbi Sekar Cendani mengungkapkan, sejauh ini para pengungsi di Balai Desa Payaman menderita sejumlah penyakit. Diantaranya pusing, gatal-gatal, diare, demam, dan lainnya.
Bagi mereka yang bisa ditangani menggunakan obat-obatan, akan langsung diresepkan obat. Namun apabila tidak, tim kesehatan yang bertugas akan langsung merujuk warga untuk mendapatkan pengobatan intensif di rumah sakit.***
