Gedung yang dibangun di atas lahan seluas 1.300 meter persegi tersebut itu akan dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari ruang baca umum, ruang anak, ruang staff, front office, teater mini, hingga koridor terbuka yang menghubungkan empat bangunan.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat literasi modern yang ramah anak, inklusif, dan mendorong peningkatan indeks literasi digital masyarakat Kudus.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Arpusda Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan menyampaikan bahwa gedung baru Arpusda akan dilengkapi berbagai fasilitas modern. Koleksi buku juga akan terus ditambah secara bertahap.
“Gedung Arpusda dirancang sebagai pusat literasi modern yang inklusif dan representatif, dilengkapi front office, ruang perkantoran, ruang baca, hingga ruang teater nantinya,” jelasnya.
Pihaknya juga membutuhkan tambahan SDM serta sarana prasarana penunjang untuk mengoptimalkan operasional Arpusda. Diharapkan, keberadaan gedung baru ini mampu meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi masyarakat Kudus.
“Kami ingin Arpusda benar-benar menjadi pusat literasi dan ruang belajar bersama yang nyaman bagi seluruh warga,” tandas Andrias. ***
