Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan terima kasih atas kontribusi PT Djarum dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Ia menilai dukungan dari sektor swasta menjadi salah satu upaya yang dapat membantu pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pati tentu mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Djarum atas kepeduliannya kepada masyarakat Pati melalui program Rumah Sederhana Layak Huni. Bantuan ini merupakan suatu anugrah yang sangat berarti bagi para penerima manfaat. PT Djarum sudah berkontribusi besar pada masyarakat Pati. Dengan penuh rasa syukur kami ucapkan terima kasih mewakili masyarakat yang sudah mendapatkan RSLH. Banyak daerah kami yang rumahnya masih harus diperbaiki, tentu dengan hadirnya PT Djarum di Pati ini sangat membantu kami. Kami harap kerjasamanya yang terjalin tidak hanya di program RSLH ini, tapi juga di bidang lain dan menjadi contoh bagi pihak lain untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Risma Ardhi Chandra.
Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, mengatakan bahwa proses renovasi dan pembangunan ulang mempertimbangkan kebutuhan setiap keluarga, termasuk jumlah penghuni serta penataan ruang.
Aspek yang diperhatikan mencakup kamar tidur, dapur, dan fasilitas sanitasi agar rumah dapat menunjang kehidupan keluarga secara lebih sehat dan nyaman.
“Bagaimanapun juga, rumah merupakan salah satu dari tiga pilar kebutuhan hidup pokok manusia. Kami merasa mereka (penerima manfaat) perlu diberikan tempat yang layak. Karena hal itu berpengaruh terhadap produktivitas, terutama untuk keluarga-keluarga yang masih punya anak kecil. Jadi kami berharap kalau rumahnya sudah dibenahi, kehidupan mereka bisa lebih sejahtera,” kata Budiharto.
Budiharto menambahkan, bantuan diberikan secara menyeluruh sehingga penerima manfaat tidak perlu menanggung biaya pembangunan. Pelaksanaan program juga melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar untuk menumbuhkan semangat gotong royong.
Ia berharap program RSLH dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami juga berharap apa yang kami lakukan ini bisa menjadi satu trigger buat perusahaan-perusahaan lain untuk ikut membantu masyarakat. Karena program ini merupakan salah satu komitmen perusahaan, kami ingin masyarakat sekitar menjadi tumbuh, maju, dan berkembang bersama-sama. Mungkin ini kontribusi kecil kami buat Indonesia, tapi kalau dilakukan secara konsisten, semoga bisa membantu kehidupan masyarakat lebih meningkat sesuai tagline kami, ‘Tumbuh Bersama Indonesia’,” ucapnya.
Pada 2026, PT Djarum menargetkan pembangunan dan renovasi 492 rumah melalui program RSLH di sejumlah wilayah Jawa Tengah, yakni Kudus, Brebes, Wonogiri, Rembang, Pati, Kabupaten Semarang, dan Temanggung.
Sebelum penyerahan bantuan di Pati, program tersebut telah menyelesaikan renovasi 292 rumah di Kudus, 10 rumah di Brebes, 12 rumah di Salatiga, serta 10 rumah di Wonogiri.
Program RSLH telah berjalan sejak 2022. Hingga 2025, sebanyak 626 rumah di berbagai wilayah Jawa Tengah telah selesai direnovasi melalui program tersebut.***
