KUDUS, ZONANEWS.ID – Program Golek Garwo Sah atau Gerakan mencari Pasangan sah (GEGASH) mencatat perkembangan positif dalam upayanya mempertemukan para pencari jodoh. Sejumlah peserta dari total sekitar 150 orang yang mengikuti program kini telah menemukan calon pasangan masing-masing.
Bahkan, satu pasangan yang mengikuti proses pencarian melalui GEGASH telah resmi menikah. Sementara beberapa peserta lainnya telah memasuki tahap penjajakan serius dan mulai mempertemukan kedua keluarga.
Direktur Program GEGASH, Muhammad Sholihul Huda, mengatakan sebagian besar peserta masih menjalani proses pencarian dan penjajakan. Menurutnya, proses menemukan pasangan membutuhkan waktu serta keseriusan dari masing-masing pihak.
“Yang sudah menikah itu satu, janda dapat duda. Marbot di masjid Kota Semarang mendapat orang Semarang,” ujar Sholihul Huda, Senin, 14 September 2026.
Selain pasangan yang telah menikah, terdapat satu peserta lain yang telah memiliki ikatan serius dengan calon pasangannya. Kedua keluarga disebut telah bertemu dan saling menerima.
Pasangan tersebut berasal dari peserta yang bekerja sebagai karyawan di Demak dan seorang hafizah. Setelah mendapatkan restu keluarga, keduanya kini tinggal menentukan waktu untuk melangsungkan pernikahan.
Ada pula peserta yang berprofesi sebagai Kepala Raudhatul Athfal (RA) di Colo. Peserta tersebut tengah serius menjalani proses penjajakan dengan seorang karyawan perusahaan rokok di wilayah Kaliwungu, Kudus.
“Yang lainnya ini masih berproses, masih mencari,” katanya.
Sholihul Huda menjelaskan, proses pencarian pasangan tidak selalu mempertemukan sesama peserta GEGASH. Beberapa peserta justru menemukan calon pasangan dari luar program setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Salah satunya Rauf asal Jekulo yang berkenalan dengan perempuan asal Jepara. Kemudian ada Ela dari Jurang yang mendapatkan pasangan dari Blora.
Peserta lainnya, Cynthia, juga tengah menjalani proses pencarian pasangan. Perempuan berusia 30 tahun tersebut bekerja di perusahaan swasta dan memiliki pendidikan S2.
Dalam proses pencarian tersebut, Cynthia sebelumnya menetapkan sejumlah kriteria calon pasangan. Salah satunya memiliki penghasilan minimal Rp 10 juta per bulan.
“Dirinya sebelumnya menetapkan kriteria pasangan dengan penghasilan minimal Rp 10 juta per bulan,” bebernya.
Pihak GEGASH kemudian mengenalkan Cynthia dengan seorang pria yang dinilai memenuhi kriteria tersebut. Hubungan keduanya masih dalam proses penjajakan dan diharapkan dapat berkembang menuju hubungan yang lebih serius.
Sholihul Huda mengatakan pihaknya juga terbuka memberikan pendampingan apabila pasangan yang terbentuk melalui GEGASH akhirnya melanjutkan hubungan hingga pernikahan.
