Program Cari Jodoh GEGASH Berbuah Manis, Peserta Mulai Temukan Pasangan hingga Menikah

Direktur Program GEGASH, Sholikul Huda. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

“Kalau jadi nikah, tolong kabari. Kami akan memberikan pendampingan juga ketika sudah nikah,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola GEGASH kini melakukan evaluasi untuk persiapan pelaksanaan tahap kedua. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah keseriusan calon peserta.

Menurut Sholihul Huda, pencarian pasangan tidak seharusnya dijadikan sekadar pengalaman. Peserta diharapkan memiliki niat dan kesiapan untuk membangun hubungan yang lebih serius.

Bacaan Lainnya

Salah satu peserta yang dinilai memiliki keseriusan tinggi adalah Imron, warga Pati berusia 27 tahun. Ia disebut hampir setiap hari menanyakan perkembangan proses pencarian pasangan kepada pengelola GEGASH.

Imron juga terbuka dengan berbagai latar belakang calon pasangan, termasuk perempuan yang usianya lebih tua maupun berstatus janda.

Sebelumnya, Imron telah dikenalkan dengan seorang guru Fisika. Namun, hubungan tersebut masih dalam proses dan membutuhkan persetujuan dari keluarga masing-masing.

Sholihul Huda menegaskan, proses taaruf membutuhkan tahapan yang tidak dapat dilakukan secara instan. Setelah perkenalan, calon pasangan perlu membangun komunikasi dan mengenal keluarga masing-masing.

“Proses taaruf tidak dapat berlangsung instan. Setelah perkenalan, calon pasangan harus berkomunikasi dan bersilaturahmi kepada keluarga untuk menunjukkan keseriusan,” katanya.

Antusiasme masyarakat untuk mencari pasangan melalui GEGASH juga masih terlihat. Terbaru, seorang pria bernama Bagus, 26 tahun, asal Salatiga datang langsung untuk meminta dicarikan pasangan.

Bagus diketahui bekerja sebagai tenaga pendidik di Sekolah Rakyat dan berencana bertugas di Rembang.

Pada hari yang sama, seorang tenaga kesehatan bernama Inayah, 29 tahun, asal Rembang yang bekerja di Bekasi juga menghubungi GEGASH untuk mencari pasangan.

Profil keduanya kemudian dipertukarkan sebagai bagian dari proses awal penjajakan. Namun, pengelola tetap menekankan pentingnya keseriusan sebelum proses dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Meskipun pendaftaran resmi tahap pertama telah ditutup, GEGASH masih membuka komunikasi bagi masyarakat yang benar-benar serius mencari pasangan.

Bagi pengelola, keberhasilan satu pasangan hingga menikah menjadi bukti awal bahwa program tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menemukan pasangan hidup.

Sementara peserta lainnya masih menjalani proses perkenalan, komunikasi, hingga mendapatkan restu dari keluarga masing-masing.

“Yang penting tingkat keseriusannya. Kalau tidak serius, kami mohon maaf tidak melanjutkan,” tegas Sholihul Huda.***