Sekitar pukul 19.30 WIB, tim medis dari Puskesmas Jati bersama Inafis Polres Kudus melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Jati bersama Inafis Polres Kudus, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu hingga dua jam sebelum dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.
Usai proses identifikasi selesai, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk disemayamkan.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru atau tuberkulosis (TBC). Pihak keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit paru-paru atau TBC,” jelas AKP Hadi Noor Cahyo.
Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Setelah seluruh proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.***
