“Kami semua kaget dengan insiden itu. Semoga kondisi Nuri Agus segera membaik,” kata Pelatih Persiku, Bambang Pujo Sumantri.
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti cukup lama dan wasit memberikan tambahan waktu hingga delapan menit.
Dalam situasi menegangkan tersebut, Persiku tetap berusaha menjaga keunggulan. Kesialan justru dialami Persiba setelah penjaga gawang Hafidz Muzaki melakukan kesalahan fatal dan mencetak gol bunuh diri pada masa injury time.
Gol tersebut memastikan kemenangan Persiku Kudus tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Kepala Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri mengaku puas dengan mentalitas yang ditunjukkan anak asuhnya.
“Pertandingan ini penuh tekanan dan drama. Tapi pemain tetap fokus dan tidak menyerah. Itu yang paling saya apresiasi,” ujarnya.
Sementara itu, Pemain Persiku Kudus Lerby Eliandry Pong Babu menilai peran suporter sangat besar dalam kemenangan ini.
“Support dari penonton luar biasa. Itu yang membuat kami terus berjuang sampai akhir laga,” katanya.
Kemenangan ini menjadi hasil krusial bagi Persiku Kudus untuk menjaga posisi dan kepercayaan diri dalam persaingan ketat Pegadaian Championship musim 2025/2026.***
