Sekitar 30-40an peserta duduk melingkar yang menjadi tiga kelompok kecil. Mereka saling berbagi bacaan, berdiskusi yang mengutarakan pendapat di forum.
Pesertanya tak hanya dari Kudus, melainkan juga beberapa kota tetangga seperti Jepara, Pati, Demak hingga Kendal. Dirinya berharap kegiatan ini dapat berjalan rutin dan mengundang lebih banyak pecinta buku untuk pesta membaca bersama.
“Harapan kami bisa terus konsisten, lebih meriah. Rencananya mau ditambah aktivitas seru seperti fun game, bertukar surat, dan special activity lainnya,” harap Elin.
Salah satu peserta Kudus Book Party, Reno mengapresiasi kegiatan literasi yang diadakan ini. Menurutnya, agenda tersebut seperti menggugah komunitas literasi di Kudus untuk bangkit lagi pasca pandemi.
Dia pun tak menyangka, rupanya minat baca dan diskusi buku di Kudus masih banyak, terlebih penggeraknya anak-anak muda.
“Keren sih, bisa sharing bareng, berkumpul bahas buku. Saya senang bisa ikut lagi kegiatan literasi semacam ini pasca pandemi, agak canggung karena melihat banyak wajah baru di sini,” ungkap Reno. ***
