KUDUS, ZONANEWS.ID – Seratusan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kudus dilaporkan mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah di awal tahun 2026. Sementara untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah terisi seluruhnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho menyebut, sedikitnya ada 120 SD yang mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah.
Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah, mengingat sejumlah kepala sekolah akan memasuki masa pensiun dalam beberapa bulan ke depan. Sedangkan, proses seleksi untuk jabatan kepala sekolah belum terjadwalkan.
“Yang kosong (kepala sekolah) ini masih dihitung, mungkin ada sekitar 120 SD. Kalau untuk yang SMP sudah terisi semua,” ujar Anggun, belum lama ini.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus pada Selasa, 30 Desember 2025 lalu, telah melakukan pelantikan terhadap 15 kepala sekolah baru. Namun, jumlah tersebut belum menutupi kondisi kekosongan jabatan yang terdata.
Pada kesempata yang sama, juga dilakukan rotasi terhadap 72 kepala sekolah di bawah naungan Disdikpora Kudus. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran birokrasi untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Anggun berharap, tahun ini dapat dilakukan pelatihan dan pengangkatan kepala sekolah baru. Hanya saja, keterbatasan kuota pelatihan dari pemerintah pusat membuat langkah percepatan tidak bisa langsung menutup defisit yang ada.
Merujuk pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, guru yang telah mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus berhak mendapatkan sertifikat sebagai calon kepala sekolah.
Sebelumnya, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan pada kepala sekolah yang dilantik pada Selasa, 30 Desember 2025 lalu, untuk memberikan sentuhan inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya di sekolah masing-masing.
Instruksi itu ditujukan agar minat masyarakat akan bersekolah di sekolah negeri dapat meningkat. Terlebih, melihat kondisi saat ini yang justru sekolah swasta lebih diminati karena banyak kegiatan dan inovasi.
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton juga mengharapkan hal yang sama. Dengan adanya kepemimpinan baru ini bisa merubah sistem pendidikan di sekolah dari yang kurang baik menjadi lebih baik lagi.
“Harus lebih baik lagi, ditingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya. ***
