147 Rumah Keluhkan Distribusi Air PAMSIMAS Tersendat, Warga Karangmalang Kudus Desak Solusi

Audiensi Warga Dukuh Magersari bersama Kepala Desa dan Direktur BUMDES di Aula Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Sebanyak 147 rumah di Dukuh Magersari RW 08, Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, mengeluhkan distribusi air bersih dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang tidak lancar.

Gangguan yang berlangsung sekitar lima bulan tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Ketua RW 08 Karangmalang, Rido Junaidi, mengatakan air kerap tidak mengalir pada pagi hingga sore hari. Warga baru bisa mendapatkan aliran air yang relatif normal pada malam hari, bahkan terkadang harus menunggu hingga tengah malam.

Bacaan Lainnya

“Sudah sekitar lima bulan air tidak lancar. Pagi sampai sore biasanya tidak mengalir, sedangkan malam baru normal,” ujar Rido, Senin, 26 Oktober 2026.

Menurutnya, gangguan tersebut bukan kali pertama terjadi. Aliran air sempat membaik setelah dilakukan perbaikan, tetapi masalah kembali muncul.

Kondisi ini berdampak pada aktivitas rumah tangga, terutama bagi warga yang tidak memiliki sumur pribadi atau tempat penampungan air berkapasitas besar.

Rido menyebutkan, dari empat RT di RW 08, gangguan paling parah dirasakan warga RT 02 dan RT 04. Bahkan, di sejumlah rumah, air tidak mengalir hingga ke tempat penampungan.

“Tidak semua warga memiliki toren besar atau sumur sendiri. Kami berharap distribusi air bisa kembali normal agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.

Warga tetap menggunakan PAMSIMAS karena layanan tersebut dinilai lebih terjangkau. Tarif yang disebutkan warga sekitar Rp 1.500 per meter kubik dengan abonemen Rp 10.000, meskipun tagihan bulanan berbeda sesuai pemakaian.

Kepala Desa Karangmalang, Masyhuri, mengatakan pemerintah desa telah meminta pengelola PAMSIMAS di bawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) segera menindaklanjuti keluhan warga.