“Penambahan rambu-rambu bahaya ini masukan yang bagus, biar waspada terhadap suatu insiden yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Disinggung terkait pengembangan wisata di Kabupaten Kudus, Sam’ani menyampaikan bahwa Taman Krida sebagai salah satu obyek wisata outdoor. Promosi akan terus digencarkan untuk memanfaatkannya sebagai obyek wisata open space.
“Untuk sarana prasaran sementara seperti ini dulu, kita rawat dulu, karena kondisi efesiensi anggaran, yang penting bisa berfungsi baik, dan keselamatannya baik,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah menyampaikan bahwa perawatan di tempat wisata akan terus digencarkan. Hal ini untuk menghindari potensi bahaya bagi para pengunjung.
“Seperti kata Pak Bupati, nanti tidak hanya di sini (Taman Krida) tapi di tempat wisata lain,” ujarnya.
Dengan berbagai potensi wisata yang ditawarkan, Mutrikah berharap akan lebih banyak lagi pengunjung yang akan berwisata di Kudus. Sehingga, dapat berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata. ***
