Dari pantauan zonanews.id di lokasi, area yang akan dijadikan gedung serbaguna memang masih berupa pondasi. Tanah lapang di sebelah SDN 3 Rejosari itu mangkrak, termasuk area kios dan PKL yang juga tampak tak terawat.
Diberitakan sebelumnya, Ketua LSM Anak Bangsa Pejuang Pancasila (ABPP) Riyanto juga menyayangkan adanya kejanggalan dalam pembangunan Gedung Serbaguna di Rejosari itu.
Menurut Riyanto, seharusnya anggaran aspirasi yang diterima bisa dialokasikan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Daripada melaksanakan pembangunan yang belum setengah jalan dan mangkrak selama dua tahun ini.
“Hasil masih berupa pondasi justru pemborosan dan tidak ada manfaat bagi masyarakat. Padahal, alokasi anggaran yang bersumber dari uang rakyat itu harusnya membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” jelas Riyanto.
Pihaknya pun menilai bahwa antara pembangunan dan alokasi anggaran tidak sesuai karena pekerjaan hanya sampai di pondasi. Dari temuannya di lokasi, pihaknya turut melayangkan laporan informasi ke Polres Kudus
“Sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” tandasnya.
Dari informasi yang diperoleh, sebuah sumber menyebut bahwa pembangunan gedung serbaguna tersebut merupakan aspirasi anggota DPRD Kudus dari Fraksi Partai Golkar Anis Hidayat. Menurut sumber tersebut pelaksanaan pembangunannya pun dilakukan oleh orang dekat Anis yang juga ketua Komisi B tersebut. (***)
