Pastikan Layanan dan Infrastruktur, Komisi D DPRD Kudus Sidak Poliklinik Hingga Proyek di RSUD

Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto (dua dari kiri) bersama anggota Komisi D, Zainuddin (dua dari kanan) saat datang melihat langsung layanan dan iinfrastruktur di RSUD Kudus pada Rabu, 22 Oktober 2025. (Nila/Zonanews.id)

Dari informasi yang diterimanya, sampai dengan 21 Oktober 2025, pembangunan Gedung Stroke dan Onkologi sudah berjalan 25 persen, sedangkan perluasan IGD sudah 38 persen.

Dalam waktu 2,5 bulan yang masih tersisa sampai dengan akhir tahun 2025, Komisi D yakin pembangunan kedua proyek tersebut bisa selesai sesuai target yang diharapkan.

“Biar bisa cepat selesai, siang malam harus dikerjakan. Informasi dari PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen), tenaga kerja yang saat ini ada 70 orang akan ditambah menjadi lebih dari 100 orang pekerja agar bisa selesai,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi D DPRD Kudus, KH Zainuddin menambahkan bahwa RSUD Kudus kini memiliki layanan poli sore hari.

“Masyarakat yang ingin berobat ke RSUD tidak harus pagi, bisa juga sore hari,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Hakam mengatakan akan menindaklanjuti masukan dan arahan dari Komisi D hari ini.

Pihaknya pun menyampaikan, bahwa setiap minggu selalu ada evaluasi terkait proyek pembangunan Gedung Stroke dan Urologi maupun perluasan IGD.

Evaluasi itu pun melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) agar konstruksi berjalan dengan baik dan sesuai aturan.

“Kita sengkuyung bareng bersama APH untuk memantau agar pekerjaan tidak keliru,” katanya.

Agar semua pekerjaan yang berjalan di RSUD Kudus terlaksana dengan baik sampai selesai, menurut dr. Hakam juga butuh dukungan Komisi D DPRD Kudus untuk ikut memantau dan memberikan masukan bila ada yang kurang tepat.***