KUDUS, ZONANEWS.ID – Proyek perbaikan 47 sekolah rusak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan memasuki tahap pemilihan penyedia jasa, untuk selanjutnya mulai dilakukan perbaikan fisik pada akhir Mei 2026.
Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho menyebut bahwa tahun 2026 telah dianggarkan sebesar Rp 13 miliar untuk proyek perbaikan sekolah rusak.
Alokasi tersebut digelontorkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun 2026, untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang rusak di 7 SMP dan 40 SD.
“Kita masih evaluasi kenaikan harga material. Jadi, harga material ada dua masukan dari konsultan, plafon PV sama kerangka baja ringan, itu ada kenaikan harga cukup signifikan. Nah itu baru disesuaikan, minggu ini mungkin mulai milih penyedia jasa,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.
Anggun merinci, setiap sekolah dianggarkan sekitar Rp 200 juta hingga Rp 400 juta, untuk perbaikan jamban dan ruang kelas. Adapula, proyek perbaikan toilet yang dianggarkan sekitar Rp 100 juta.
