Sementara itu, ‘perang saudara’ antara PB Jaya Raya Solo dan PB Jaya Raya Satria terjadi di kelompok U-13 Putri MilkLife Superliga Junior 2026 demi memperebutkan satu tempat di final.
Dalam tiga partai tunggal, Jaya Raya Satria tampil lebih superior. Angelice Luigi Nathaniela, Putri Marianasari, dan Bilqis Abigail Mokoginta mampu mengungguli lawan masing-masing dan melaju ke final dengan kemenangan 3-0.
Keberhasilan PB Jaya Raya Satria menjadi kejutan tersendiri mengingat statusnya sebagai debutan di sektor ini. Di partai final, mereka akan meladeni tim yang berstatus runner-up pada Superliga Junior 2025, PB Taqi Arena yang mengubur asa PB Champion Jepara di semifinal.
PB Taqi Arena sampai ke final usai menuai kemenangan 3-0 yang disumbangkan tiga pemain tunggal mereka yakni Berliana Rahma, Rayya Aqila Qaireen, dan Naura Attaya Zahira.
“Tadi sempat tegang di awal pertandingan tetapi saya berhasil menjaga fokus dan menang. Senang banget bisa membantu tim lolos ke final, tapi nanti lawan Jaya Raya Satria pasti lebih sulit karena mereka punya banyak pemain dengan postur besar-besar dan pukulan keras. Tapi, kami akan berjuang dan bermain maksimal karena tidak ingin membuang kesempatan menjadi juara,” ucap Berliana.
Sementara itu, PB Jaya Raya Solo dan PB Jaya Raya Satria harus saling jegal demi memperebutkan Piala Tontowi Ahmad di final sektor U-13 Putra MilkLife Superliga Junior 2026.
PB Jaya Raya Solo melaju dari semifinal usai memulangkan PB AIC dengan skor 3-0. Sedangkan PB Jaya Raya Satria mencapai final dengan menyudahi perlawanan Suryanaga Badminton Club juga dengan skor telak 3-0.
“Kami bersyukur bisa melaju ke babak final. Melawan Jaya Raya Satria, sebenarnya kami sudah pernah bertemu di beberapa turnamen sebelumnya. Jadi kami sudah tahu pola permainan mereka. Semoga besok kami bisa jadi juara,” tutur pemain tunggal putra PB Jaya Raya Solo, Abimanyu Syah Ismail usai membawa timnya memenangi partai semifinal.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Superliga Junior 2026, Yuni Kartika, menuturkan, persaingan di turnamen tahun ini semakin menarik dengan hadirnya tim-tim luar negeri di tiga kelompok usia yakni U-15, U-17 dan U-19 baik putra dan putri.
Pada gelaran di tahun-tahun mendatang, panitia akan mengirimkan invitasi ke klub maupun tim luar negeri dengan materi pemain yang lebih berbobot sehingga para pebulutangkis muda Indonesia dapat mengasah mental dan teknik mereka semakin tajam.
“Tahun ini persaingan memang semakin tajam dengan hadirnya tim-tim luar negeri di tiga kelompok usia. Hal ini juga terbukti dengan adanya tim luar negeri yakni C.Y Foundation Badminton China Taipei yang melaju ke babak final. Ini adalah sesuatu yang positif, karena dengan bertanding melawan tim luar negeri yang kuat kita jadi dapat menimba lebih banyak pengalaman di arena,” Yuni menjelaskan.
Berikut daftar tim yang melaju ke partai final MilkLife Superliga Junior 2026:
U-13 Putra : Jaya Raya Solo vs Jaya Raya Satria
U-13 Putri : Jaya raya Satria vs PB Taqi Arena
U-15 Putra : Mutiara Cardinal Bandung vs Jaya Raya Jakarta
U-15 Putri : PB Djarum vs Bukit Jalil Sports School Malaysia
U-17 Putra : PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta
U-17 Putri : PB Djarum vs Mutiara Cardinal Bandung
U-19 Putra : PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta
U-19 Putri : PB Djarum vs C.Y Foundation Badminton China Taipei. ***
