Mahasiswa UGM Lakukan Riset Banyu Panguripan untuk Solusi Air Bersih Berkelanjutan

Empat mahasiswa UGM yang meneliti Banyu Panguripan di Kudus ini

KUDUS, ZONANEWS.ID – Empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan riset terhadap situs sendang atau belik Banyu Panguripan Kudus. Riset ini ditujukan jntuk mencari solusi konkret dalam penyediaan air bersih secara berkelanjutan.

Riset yang dilakukan keempat mahasiswa UGM itu dalam rangka Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Adapun tim risetnya antara lain Tiyo Ardianto (Filsafat, 2021), Devina Ocsanda (Arkeologi, 2020), Adelin Gusman Munir (Pembangunan Wilayah, 2021), dan Nurma Aisyah (Sastra Jawa, 2021).

Ketua tim, Tiyo Ardianto mengungkapkan bahwa kekurangan air bersih telah menjadi masalah mendesak saat ini. Penelitian tersebut, kata dia merupakan upaya untuk memandang kearifan lokal sebagai solusi konkret yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Banyu Penguripan mempersatukan 51 sumber air sendang dan belik di Kudus, namun ironinya Kudus justru terancam krisis air bersih yang diperkirakan terjadi pada tahun 2032,” kata Tiyo melalui keterangan tertulisnya, Rabu 11 Oktober 2023.

Dalam riset itu, timnya menemukan bahwa masyarakat Kudus memiliki hubungan yang sangat erat dengan air melalui cerita rakyat, kepercayaan, dan tradisi. Masyarakat memandang air sebagai sesuatu yang suci, sebuah sumber kehidupan yang harus dilestarikan dengan penuh rasa hormat.

“Dalam kepercayaan masyarakat, belik dan sendang memiliki nilai spiritual dan keberkahan. Merupakan warisan dari leluhur dan akan diwariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.

Selain itu, lanjut alumnus Omah Dongeng Marwah (ODM) itu, beberapa belik dan sendang di kampung juga menerapkan sistem pengelolaan air yang terstruktur dan berbasis pada prinsip berkelanjutan. Misalnya, sendang Widodari di Menawan, Gebog; dan sendang Dewot di Wonosoco, Undaan. Dalam sistem tersebut, masyarakat belajar untuk menyeimbangkan antara kebutuhannya dan kelestarian air.