MALANG, ZONANEWS.ID – Sebanyak 29 mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan edukatif bertajuk Sekolah Iklim Ceria di SMPN 3 Karangploso Satu Atap, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan yang digelar selama dua hari, Senin dan Selasa (21–22/7/2025), ini menjadi sarana pengenalan krisis iklim secara tematik kepada siswa sekolah menengah pertama.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan bertujuan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap isu lingkungan dan mitigasi bencana sejak dini. Melalui pendekatan edukatif yang interaktif, mahasiswa memperkenalkan berbagai materi seperti perubahan iklim, peran vegetasi dalam siklus air, serta upaya adaptasi terhadap risiko bencana alam.
Menurut Maulidina, mahasiswa program studi Kehutanan angkatan 2023, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari tiga program studi di Fakultas Pertanian, yakni Kehutanan, Agroekoteknologi, dan Agribisnis, dari angkatan 2022 dan 2023.
“Kami ingin memperkenalkan dampak perubahan iklim dengan cara yang sederhana namun membekas di pikiran anak-anak,” ujarnya.
Para siswa diajak terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari diskusi kelompok, pembuatan poster lingkungan, hingga simulasi mitigasi bencana. Pendekatan visual dan kontekstual ini dirancang untuk menyesuaikan dengan usia peserta dan kondisi geografis desa setempat.
Ke depan, pihak sekolah dan mahasiswa KKN berharap terbentuknya kelompok siswa peduli lingkungan sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini.
“Kelompok tersebut diharapkan menjadi pelopor penerapan praktik ramah lingkungan di sekolah maupun di lingkungan rumah masing-masing,” kata Maulidina.
Kepala SMPN 3 Karangploso Satu Atap, Novi Wijayanti, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa di era perubahan iklim saat ini.
“Sebelumnya belum pernah ada kegiatan yang membahas isu perubahan iklim secara khusus di sekolah kami. Ini membuka wawasan baru bagi siswa maupun guru,” tuturnya.
Program Sekolah Iklim Ceria juga sejalan dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Daratan).
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Banyak dari mereka aktif bertanya dan menyampaikan ide-ide untuk menjaga lingkungan sekolah.
“Hal ini menjadi indikator keberhasilan pendekatan yang digunakan oleh tim mahasiswa,” terangnya. (***)
