Ligusty Poeziya Ajak Mahasiswa IAIN Kudus Refleksikan Kemerdekaan Melalui Puisi

Lesbumi) Kudus bekerjasama dengan DEMA FDKI menggelar refleksi kemerdekaan. (Istimewa)

Koordinator Ligusty Poeziya, Edi Buseng mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Menurut Buseng mahasiswa sebagai agen perubahan patut memperhatikan eksistensi puisi sebagai karya sastra yang berisi ungkapan hati, pikiran, dan perasaan penyair yang dituangkan dengan memanfaatkan segala daya bahasa, kreativitas dan imajinasi pengarang dengan rangkaian bahasa yang indah serta mengandung irama juga makna.

“Semoga kegiatan yang melibatkan komunitas-komunitas literasi dan sastra di Kudus semakin banyak, sehingga iklim dan basis komunitas literasi dan sastra semakin berkembang dan dapat terkoordinir dengan baik,” kata Buseng.

Ketua Lesbumi Kudus, Abud SB Runcing mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari agenda kami, lesbumi kudus goes to campus.

Bacaan Lainnya

“Setalah 1 tahun belakangan ini kami penetrasi ke masyarakat desa, sekarang saatnya kami menggandeng para mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya. Karena mahasiswa adalah penerus dan harapan bangsa kedepan. Maka pondasi tentang tradisi, seni dan budaya harus kita letakkan,” terangnya. ***