Kunjungi Kudus, Menteri PKP Apresiasi Komitmen PT Djarum Bangun Rumah Layak Huni

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait bersama COO PT Djarum Victor Rachmat Hartono menyapa anggota keluarga Roisnan yang merupakan penerima manfaat program RSLH di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Setiap rumah telah memenuhi standar rumah sehat dan layak huni, yang meliputi, kekuatan dan ketahanan bangunan, kecukupan luas ruang bagi penghuni, penerangan dan sirkulasi udara yang baik, serta ketersediaan air bersih dan sanitasi yang memadai.

Chief Operating Officer PT Djarum, Victor Rachmat Hartono mengatakan, PT Djarum terus berkomitmen menghadirkan berbagai program sosial yang bisa berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) tak hanya diukur dari jumlah rumah yang dibangun, tapi dari perubahan nyata yang dirasakan keluarga penerima manfaat, baik secara sosial, ekonomi, maupun psikologis.

Bacaan Lainnya

“Melalui Program RSLH, kami berupaya memberikan hunian yang tidak hanya layak dan aman, tetapi juga mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan keluarga. Kami percaya bahwa rumah yang layak adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik, ” jelas Victor.

Dalam momen tersebut, Roisnan turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan rumah yang diterimanya.

“Bantuan renovasi rumah ini sangat berarti bagi kami. Sekarang kami sekeluarga bisa tinggal dengan layak. Terima kasih kepada PT Djarum dan pemerintah yang peduli terhadap orang kecil seperti kami,” ungkap Roisnan menahan haru.

Lebih lanjut, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto menyoroti pentingnya kesinambungan antara pembangunan hunian, sanitasi, dan pola hidup sehat.

Budiharto menjelaskan, sejak 2024 PT Djarum juga telah meluncurkan Program Sanitasi Terpadu Djarum, sebagai langkah komplementer dari program RSLH dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan mencegah stunting di masyarakat.

“Rumah yang layak harus diiringi dengan lingkungan yang sehat. Melalui program Sanitasi Terpadu Djarum, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga hidup dalam lingkungan yang bersih dan mendukung tumbuh kembang anak-anak yang sehat,” tutup Budiharto.

Sampai bulan Oktober 2025 ini, PT Djarum telah membangun 2.103 sanitasi aman dan sambungan PDAM di tiga kabupaten di Jawa Tengah yakni sebanyak 1.444 di Kudus, 366 di Temanggung, dan 293 di Wonogiri.

Tak hanya bantuan fisik, PT Djarum juga aktif memberikan edukasi dan pendampingan masyarakat, agar mereka menjadi pelaku utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui program Rumah Sederhana Layak Huni dan Sanitasi Terpadu Djarum, PT Djarum terus meneguhkan komitmennya untuk membangun kehidupan yang lebih baik, mulai dari rumah yang sehat dan hingga lingkungan yang layak untuk semua. ***