KUDUS, ZONANEWS.ID – Program Indonesia Pintar (PIP) kembali disediakan bagi 25 ribu siswa madrasah dan mahasiswa dari perguruan tinggi Islam untuk tahun 2026. Jumlah tersebut untuk wilayah Kabupaten Jepara, Kudus dan Demak.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid dalam kunjungan ke Kabupaten Kudus, menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk membantu keluarga mampu untuk mendapatkan bantuan di bidang pendidikan. Salah satunya melalui PIP.
Jumlah kuota yang disediakan pun naik dari tahun sebelumnya, yang hanya untuk 10.000 siswa maupun mahasiswa yang menempuh pendidikan di lembaga naungan Kementerian Agama (Kemenag). Baik itu MTs, MA maupun UIN.
“Data kemarin itu tak kasih 10 ribu tapi dengan adanya suksesi Kemenag itu tidak terurus, maka hanya dapat 1.300. Ini sayang sekali,” ucapnya, Selasa, 6 Januari 2026.
Pihaknya pun meminta agar setiap daerah dapat menyiapkan data calon penerima mulai sekarang. Termasuk, Dinas Sosial P3AP2KB yang bertanggungjawab dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) masing-masing wilayah.
“Kami mau ngangkat pendidikan dari keluarga yang masuk DTSEN, kasih PIP untuk MTs, MA dan kuliah di UIN, ya mohon datanya disiapkan,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyebut bahwa tidak terserapkan PIP secara maksimal memang dikarenakan adanya suksesi dalam Kemenag saat itu. Sehingga, penginputan data sasaran penerima tidak maksimal.
