“Kebetulan juga kita ada rumah kompis jadi temen-temen SMA 1 bisa belajar di sana dan langsung praktik juga, ada alat-alat lengkap di sana,” sambungnya.
Sementara itu, guru pembimbing Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMAN 1 Kudus, Hizka Simatupang menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum merdeka, yakni project P5.
“Jadi selama di SMA siswa mendapatkan tujuh kali project, nah hari ini kita project ketiga dikelas X. Project pertamanya itu kewirausahaan yang sudah kita laksanakan di sekolah, project keduanya kearifan lokal, project ketiga ini gaya hidup berkelanjutan, salah satunya pengolahan sampah agar kita meemberikan kesadaran bagi siswa untuk tidak membuang sampah dengan tidak bertanggungjawab,” urainya.
Alasan kita pilih UMK, lanjutnya, karena UMK menjadi universitas yang ada di Pantura Timur yang memiliki akreditasi yang baikyang juga punya Fakultas Pertanian yang concern mengolah sampah.
“Dan UMK bisa memfasilitasi kita, sebenarnya ada tawaran di Lembaga lain, tapi kita pilih UMK karena sesama Lembaga Pendidikan, jadi sama-sama ada unsur edukasinya,” pungkasnya. ***
