Kudus Terima Bantuan Alsintan, Surplus Pangan Ditargetkan Naik 35 Ribu Ton

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris bersama Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sri Hartini, saat meninjau bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat di Gedung BPP Undaan. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kudus menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian.

Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang dikawal Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sri Hartini, di Gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Undaan, Selasa, 10 Februari 2026.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Kabupaten Kudus.

Bacaan Lainnya

“Pertama, saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan alsintan untuk para petani. Dengan peningkatan atau pemberian alsintan ini akan meningkatkan produktivitas para petani,” ujar Sam’ani.

Menurutnya, keberadaan alsintan tidak hanya membantu petani secara teknis, tetapi juga mendorong kemandirian petani.

“Petani semakin berdaya, tidak hanya diberdayakan. Dan itu artinya petani bisa berjaya,” tegasnya.

Sam’ani menyebutkan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat wilayah Kudus sebelumnya sempat terdampak bencana alam.

“Kabupaten kemarin kena kejadian alam, tapi para petani tetap semangat untuk menanam lagi. Alhamdulillah, Kabupaten Kudus surplus pangan 25 ribu ton pada tahun 2025,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Kudus akan memperluas area tanam guna meningkatkan produksi.

“Ke depan kita tambah lagi area tanam, sehingga yang dulunya 1 hektare hanya 7 sampai 8 ton, kita gas supaya bisa sampai 10 ton. Target surplus pangan kita antara 30 sampai 35 ribu ton,” jelasnya.