KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih mawas terhadap dirinya sendiri. Sebab, beberapa penyakit yang sebelumnya tidak ada, mulai muncul dan menginfeksi.
Seperti, penyakit difteri yang baru-baru ini ditemukan kasusnya di Kabupaten Kudus. Diketahui, bakteri penyebab difteri dapat mengeluarkan racun yang merusak jantung, ginjal, atau otak.
Ada dua kasus di Kudus, dimana salah satu kasusnya hingga menyebabkan meninggal dunia. Hal ini menjadi peringatan, agar kasus tersebut segera ditangani secara cepat, mengingat difteri tergolong penyakit menular.
Kasus pertama, menginfeksi anak usia empat tahun, yang tertular dari neneknya. Sedangkan kasus kedua, menginfeksi dewasa usia 21 tahun, yang meninggal di RSUP dr. Kariadi, Semarang.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi pada DKK Kudus, Aniq Fuad mengatakan, pasien dewasa yang terkena difteri baru didapat informasinya setelah dua minggu dinyatakan meninggal dunia.
”Itupun kami diberi tahu oleh Dinas Kesehatan Provinsi, kalau warga Kudus ada yang meninggal karena positif difteri,” ujarnya.
