Kudus Siap Pecahkan MURI dengan 1.000 Penari Lajur Caping Kalo di Hari Jadi ke-477

Ia menargetkan, ada lebih dari seribu penari yang akan meramaikan pemecahan MURI tersebut, yang rencana akan digelar bertepatan pada puncak perayaan Hari Jadi ke-477 di Alun-alun Simpang Tujuh.

“Jadi setelah peserta festival selesai, mereka akan mengedukasi di lingkungannya, kalau pelajar ya ke teman-teman pelajar, kalau umum ada PKK, perangkat daerah, komunitas dan lainnya. Harapannya akan ada seribu lebih penari yang tampil dari MURI,” tambahnya.

Teguh menyebut, pemecahan MURI ini menjadi wujud hadirnya pemerintah daerah bersama YKBN dalam upaya melestarikan budaya tari caping kalo. Terlebih, tarian ini telah tercatat sebagai Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Komunal.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, Tari Lajur Caping Kalo resmi diperkenalkan pada September 2022. Tarian ini diciptakan oleh Kinanti Sekar Rahina dan Budaya Rejosari (BBR) yang juga sebagai pemilik hak cipta dari tarian tersebut.

Tarian caping kalo sendiri dilakukan oleh 9 penari dimana 7 di antaranya adalah penari perempuan dan 2 lainnya penari laki-laki. Detail tarian ini memperlihatkan bagaimana proses pembuatan anyaman caping kalo, berpadu dengan lagu “Caping kalo” ciptaan Kinanti Sekar Rahina.

Hari Jadi Kota Kudus sendiri jatuh pada tanggal 23 September. Tahun ini, perayaan yang selalu digelar secara meriah tersebut mengangkat tema “Urup Nguripi Kudus”. ***