KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah menyiapkan rencana pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan menampilkan seribu lebih penari Lajur Caping Kalo pada perayaan Hari Jadi ke-477.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Teguh Riyanto menyebut, rencana pemecahan MURI ini akan bekerjasama dengan Yayasan Karya Bakti Norojoro (YKBN).
Saat ini, proses persiapan rencana pemecahan MURI tengah dilakukan secara matang, melalui penyelenggaraan Festival Lajur Caping Kalo yang akan diikuti oleh pelajar SMP dan SMA serta masyarakat umum.
“Untuk MURI akan didahului dengan festival lajur caping kalo paling lambat 30 April 2026. Ini peserta yang sudah mendaftar ada 91 kelompok tari, setiap kelompok terdiri dari 5 orang, ada kategori SMP, SMA dan umum,” ujar Teguh, Jumat, 10 April 2026.
Ia menghitung, ada sekitar 450 peserta yang sudah terdaftar dalam Festival Lajur Caping Kalo untuk sementara ini. Nantinya, pada final acara, akan ditampilkan 12 kelompok tari terbaik, untuk dipilih menjadi juara 1, 2, 3 dan 4.
Setelah pelaksanaan festival rampung, lanjut Teguh, para peserta festival diwajibkan untuk mengedukasi lingkungan sekitarnya untuk belajar tarian menuju pemecahan MURI Tari Lajur Caping Kalo di Kabupaten Kudus.
