“Api ini sebagai semangat kita dalam rangka berkarya untuk bangsa dan negara,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai inspirasi, Sam’ani tak banyak menjawab. Ia hanya menyebut bahwa desain logo yang penuh makna tersebut merupakan hasil coretan pribadi untuk rasa cintanya kepada Kota Kretek.
“Ini hanya orek-orek saja,” jawabnya dengan senyum canda.
Terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Teguh Riyanto membeberkan bahwa peluncuran logo Hari Jadi ke-477 secara resmi akan dijadwalkan pada 24 Mew4i 2025.
Bersamaan dengan itu, akan dilangsungkan acara final Festival Lajur Caping Kalo di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Festival ini akan bermuara pada agenda besar dalam perayaan Hari Jadi, yakni pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI).
“Rencananya ada seribu lebih penari Tari Lajur Caping Kalo untuk pemecahan MURI untuk Hari Jadi ke-477,” ucapnya. ***
