Kudus Darurat Sampah, Waspada Ancaman Penyakit Tipes

Kondisi sampah yang tidak terurus di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Di samping itu, Nuryanto menerangkan bahwa di musim hujan seperti saat ini sampah yang menumpuk dapat menimbulkan bau busuk. Air hujan yang mengenai sampah apabila masuk ke sungai juga dapat menimbulkan pencemaran air.

“Resapan air tanah bisa tercemar akibat sampah yang tak kunjung diambil. Bahkan, masyarakat bisa berpikiran membuang sampah di sungai, sehingga menjadi kotor, bisa menyumbat aliran air dan menimbulkan bau tak sedap,” imbuhnya.

Untuk diketahui, tumpukan sampah yang ada di area pasar dan pinggir-pinggir jalan saat ini sudah mulai membusuk. Seperti di tempat sampah Jalan Bhakti, Desa Rendeng, yang sudah penuh, sehingga sampah harus dibungkus dengan plastik kresek.

Bacaan Lainnya

Kemudian, TPS Rendeng dekat asrama polisi Polres Kudus, sampai meluber hingga ke area bahu jalan. Kemudian, di dekat GOR Djarum Kaliputu juga banyak sampah bertumpuk di lahan kosong pinggir jalan raya.

Sampah-sampah tersebut tidak dapat dibawa ke TPA Tanjungrejo Kudus lantaran ditutup warga setempat sementara waktu ini. Penutupan itu dilakukan karena warga geram dengan pengelolaan sampah di TPA Tanjungrejo yang tak kunjung beres. ***