KUDUS, ZONANEWS.ID – Di balik Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Kejuruan Bordir Tahun 2026 di Kabupaten Kudus, tersimpan kisah perjuangan para pesertanya.
Salah satunya adalah Sri Yulfiana (18), warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota, yang mengikuti pelatihan dengan tekad mengubah nasib ekonomi keluarganya.
Lulusan sekolah menengah pertama (SMP) tersebut mengaku memutuskan mengikuti pelatihan bukan sekadar untuk memperoleh keterampilan baru, melainkan sebagai bekal mencari penghasilan dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Motivasi saya ikut pelatihan ini untuk mengembangkan ekonomi keluarga. Saya ingin bisa membantu keluarga,” ujar Yulfia, Senin, 27 Juli 2026.
Yulfia mengaku sempat memiliki keinginan untuk bekerja setelah lulus sekolah. Namun kondisi keluarga membuat langkahnya tidak mudah.
Kini, kesempatan mengikuti pelatihan bordir menjadi harapan baru baginya untuk memperoleh keahlian yang dapat dijadikan mata pencaharian.
Selama mengikuti pelatihan, ia mempelajari berbagai keterampilan, mulai dari teknik menjahit hingga membordir.
Meski masih dalam tahap belajar, Yulfia optimistis kemampuannya akan terus berkembang jika terus berlatih.
