KUDUS, ZONANEWS.ID — Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus, Abdul Halil mengungkapkan bahwa total sampah yang dihasilkan seluruh warga Kudus tiap hari mencapai 400 ton.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari jumlah warga Kudus yang mencapai 800 ribu jiwa lebih ditambah mahasiswa maupun perantau yang menetap di Kota Kretek.
“Sampah secara umum di Kudus sekitar 400 ton per hari. Itu terdiri dari sampah organik maupun anorganik,” ungkap Halil beberapa waktu lalu.
Dari jumlah tersebut, sekitar 160-170 ton di antaranya dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus tiap harinya.
Sementra ratusan ton sampah yang tidak dibuang ke TPA Tanjungrejo akan dikelola masyarakat Kudus sendiri.
Ada yang memilah sampah, memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk, mengolah sampah anorganik menjadi sesuatu yang bernilai jual, dan lainnya.
“Secara keseluruhan sampah organik dan anorganik di Kudus mencapai 400 ton per hari. Sekitar 170 ton di antaranya masuk TPA Tanjungrejo,” tegas Halil.
